Potensi Sekolah

Web Resmi SMA Negeri 1 Banyuwangi (PRABANGKARA MANDALA ADHITAMA)

Created with Sketch.

Potensi Sekolah

A. Kekuatan yang dimiliki SMA Negeri 1 Banyuwangi

SMA Negeri 1 Banyuwangi merupakan satu-satunya SMA Negeri yang berada di Kecamatan kota Banyuwangi. Oleh sebab itu lebih dikenal dengan sebutan SMANTA (SMA Kota. SMA Negeri 1 Banyuwangi, dan termasuk sekolah yang paling muda dibanding dengan SMA Negeri yang lain yang berada di sekitarnya. SMA Negeri 1 Banyuwangi berdiri pada thun 1991 yang semula bernama SMA Negeri 3 Banyuwangi.

SMA Negeri 1 Banyuwangi terletak di Jalan Ikan Tongkol, berada pada ruas jalan yang sama dengan UNIBA (Universitas PGRI Banyuwangi), merupakan sebuah jalan yang bisa dikategorikan pada jalan yang tidak ramai atau padat lalu-lintas. Hal ini membuat situasi belajar mengajar di SMA Negeri 1 Banyuwangi menjadi semakin nyaman, aman dan sehat.

Lingkungan sangat berperan dalam membentuk sebuah karakter. Lingkungan seharusnya dipahami juga sebagai faktor penting dalam membentuk karakter peserta didik. Jika sekolah tidak berwawasan lingkungan pasti lingkungan pendidikan tidak terawat, rumput dibiarkan tumbuh secara liar, sampah tercecer di mana-mana, kamar kecil tidak terawat, lantai tidak disapu secara rutin, maka akan mempengaruhi kejiwaan siapa saja yang berada di lingkungan itu.

Betapa besarnya peran lingkungan dalam membentuk perilaku seseorang dapat dilihat dalam gambaran berikut, seseorang akan merasa harus berhati-hati tatkala berada di tempat yang terawat, rapi dan bersih. Orang akan ikut menata dirinya agar tidak disalahkan oleh orang lain ketika perilakunya tidak sesuai dengan tuntutan lingkungannya. Siapapun tidak akan membuang sampah sembarangan bila berada di tempat yang sangat bersih, rapi dan terjaga dengan baik . Lingkungan yang rapi, tertib, dan bersih akan memaksa siapapun bertingkah laku sebagaimana seharusnya berada di tempat tersebut.

UU No. 20 tahun 2003 menyatakan, Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mew]ujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan Negara.

Atas dasar kenyataan itu maka, lingkungan pendidikan harus ditata dan dirawat hingga kelihatan bersih dan rapi. Lingkungan harus dijadikan sebagai faktor penting untuk membentuk pribadi peserta didik yang belajar di sekolah atau kampus. Sekolah atau kampus tidak boleh dibiarkan kotor dan tidak terurus.

Pada tahun pelajaran 2012/2013 memiliki siswa berjumlah lebih kurang 720 siswa, yang terbagi kedalam 18 rombel, dengan waktu penyelenggaraan belajar dilaksanakan pada pagi hari , dengan distribusi kelas X berjumlah 7 rombel, kelas XI IPA berjumlah 3 rombel, kelas XI IPS berjumlah 3 rombel, kelas XII IPA berjumlah 3 dan kelas XII IPS berjumlah 3 rombel. SMANegeri 1 Banyuwangi mempunyai tenaga pendidik sejumlah 47 orang dan tenaga kependirikan sebanyak 1 orang.

Dari sekilas uraian diatas dapat kita paparkan beberapa potensi berupa kekuatan yang dimiliki sekolah yang bisa dikembangkan:

1. Kekuatan berupa Pendidik dan Peserta Didik 720 orang.

Pada tahun ajaran 2012/2013 SMA Negeri 1 Banyuwangi memiliki jumlah siswa sebanyak 720 siswa, dan tenaga Pendidik 47 orang, dan karyawan 24 orang. dengan jumlah siswa dan karyawan yang seluruhnya mencapai 791 orang, merupakan kekuatan yang potensial, jika jumlah 791 orang penghuni sekolah ini bisa mendukung dan bekerja sama dalam menangani masalah lingkungan maka masalah lingkungan akan bisa cepat terselesaikan sehingga lingkungan benar-benar akan indah sejuk nyaman dan dapat mendukung dalam kegiatan belajar mengajar terutama sebagai sumber belajar.

Jika dalam kurun waktu tertentu dari jumlah 76 orang tersebut melaksanakan fungsi lingkungan disekolah dan melakukan pengimbasan kehidupan yang peduli lingkungan dimasyarakat sekitar misalnya masalah efisiensi sumber daya alam dan pengelolahan sampah maka jangka panjang budaya peduli lingkangan akan menyebar keseluruh masyarakat luas.

Potensi sumber daya manusia ini hendaknya dapat mendukung dalam menciptakan sekolah yang berkarakter , peduli dan berbudaya lingkungan.

2. Sarana dan prasarana sebagai pendukung kegiatan program Sekolah.

Beberapa sarana dan prasarana yang bisa digunakan sebagai saran pendukung dalam pengebangan kegiatan pendidikan lingkungan

a. Memiliki laboratorium,komputer, kimia, dan fisika

b. Memiliki sarana untuk pembelajaran di lapangan,antara lain;

c. kantin sekolah

d. tempat pengolahan sampah

e. tanaman produktif

f. tanaman obat keluarga (TOGA)

g. tanaman kebon sekolah (salah satu diantaranya buah mangga dan rambutan).

3. Sosialisasi Pembelajaran

a. Memiliki Mading untuk sosialisasi kegiatan, informasi mengenai hasil aktivitas siswa dimasing-masing ekstra kurikuler yaitu; mading untuk UKS, Mading untuk Pramuka, Mading untuk Lingkungan, Mading Bahasa Inggris, Papan Informasi untuk Humas.

b. Memiliki Laboratorium Komputer, untuk mengembangkan kemampuan dan ketrampilan Tehnologi Informasi dan Komunikasi dalam rangka meningkatkan kinerja sumber daya manusia secara efektif dan efisien.

c. Perpustakaan, sebagai sarana sumber pembelajaran dan sumber infomasi telah mengembangkan perpustakaan digitas.

B. Daya dukung SDM dan SDA

Dengan memiliki jumlah warga sekolah lebih kurang 791 merupakan kekuatan bagi sekolah untuk mendukung tercapainya suatu program sekolah, apabila seluruh komponen bisa bekerja sama secara sinergis. Adapun bentuk kekuatan tersebut yang selama ini telah terlihat adalah ;

Daya dukung Sumber daya Manusia ;

· Adanya komitmen bersama yang telah ditanda tangani oleh semua warga sekolah yang terdiri dari murid, guru, komite sekolah, didukung dari instansi lainnya.

· Ketrampilan dan pengetahuan dari para Pendidik yang beragam macamnya akan memberikan dukungan keberhasilan dalam setiap pelaksanaan program aksi lingkungan di SMA Negeri 1 Banyuwangi

· Adanya kebijakan sekolah untuk pengembangan SDM dibidang lingkungan, dengan pengiriman pelatihan, workshop, ataupun mendatangkan nara sumber dibidang lingkungan dan bidang yang lain.

· Adanya Kader Cinta Lingkungan yaitu “ Baret Hijau “ di lingkungan SMA Negeri 1 Banyuwangi yang terbagi kedalam kelompok kelompok kerja kegiatan. Baret Hijau ini berperan sebagi Satpol Kebersihan Sekolah

· Mengoptimalakan KIR dalam kegiatan penelitian dengan masalah-masalah lingkungan.

· Adanya POKJA Adiwiyata

Daya dukung Sumber Daya Alam.

· Memiliki Sumber Daya Alam yang sangat bagus , adanya permasalahan –permasalahan lingkungan yang timbul sehingga membutuhkan penanganan untuk mebentuk lingkungan yang representatif dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar

· Beberapa permasalahan lingkungan yang timbul di lingkungan sekolah, yaitu bila hujan turun terus menerus maka debit air mengalir di sekolah sangat tinggi, maka timbul genagan air di bagian halaman belakang yang bertepatan dengan dikembangkannya tanaman obat keluarga, sehingga tanaman menjadi rusak. Hal ini membutuhkan penangan bersama seluruh warga sekolah.

· Adanya budaya-budaya yang dimiliki kota Banyuwangi mis. Gedung kuno Ingrisan , , Klenteng, Wisata Religi makam Datuk Ibrahim , yang sangat mendukung untuk dikembangkannya menjadi penggalian dan mengenalan untuk generasi yang akan datang

· Lokasi sekolah yang dekat dengan perguruan tinggi, Bank BNI 46 dan gedung DPRD Kabupaten Banyuwangi memberikan daya dukung terhadap sekolah baik secara langsung mauun secara tidak langsung.

· Lokasi yang juga tidak terlalu jauh dengan Taman Nasional Baluran sehigga dapat dimanfaatkan selain untuk melihat bagaimana kawasan konservasi juga dapat diamnfaatkan untuk penelitian serta untuk tempat rekreasi.

· Adanya budaya yang negatif, masyarakat kota Banyuwangi masih terdapat beberapa orang yang memiliki budaya pengrusakan, dan penjarahan fasilitas umum perlu dijadikan isu yang perlu dikembangkan sehingga tidak sampai menurun kepada generasi berikutnya.

C. Peluang yang dimiliki oleh SMA Negeri 1 Banyuwangi

1. Memiliki Visi Misi Yang memuat masalah Lingkungan

a. Visi

“ Unggul Dalam Prestasi Berlandaskan Iman dan Taqwa, Berbudi Pekerti Luhur dan Berwawasan Lingkungan

b. Misi Sekolah

· Meningkatkan prestasi akademik dan non akademik melalui peningkatan mutu pembelajaran dan kegiatan pengembangan diri.

· Melaksanakan pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan serta bimbingan secara efektif

· Menumbuhkan penghayatan dan pengamalan terhadap nilai-nilai ajaran agama dan budaya bangsa.

· Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan melalui bimbingan dan kgiatan keagamaan.

· Mengimplentasikan pendidikan budaya dan karakter bangsa dalam pembelajaran dan lingkungan sekolah

· Mewujudkan lingkungan sekolah yang BERSERI (Bersih, Sehat, Rindang dan Indah).

· Menerapkan manajemen partisipatif dalam pengelolaan pendidikan.

2. Target Pemerintah Kota Banyuwangi untuk mencanangkan semua sekolah harus menerapkan adiwiyata sehingga peluang untuk mencapai sekolah adiwiyata bagi SMA Negeri 1 Banyuwangi semakin ada kemungkinan, didukung dengan keinginan kota Banyuwangi untuk mencapai adipura kencana harus ada diantara sekolah yang meraih Adipura Propinsi, Adiwiyata Nasional atau Adiwiyata Mandiri, sehingga merupakan peluang.

D. Daya dukung Masyarakat dan Pemerintah Kota Banyuwangi

Dukungan dari masyarakat sekitar lingkungan sekolah antara lain;

1. Bersama masyarakat sekitarnya untuk melakukan bakti sosial bersih-bersih lingkungan dalam memperingati hari lingkungan, untuk menjaga dan mengadakan penghijauan, penanaman pohon dilingkungan sekitar sekolah. menyediakan lahan parkir sepeda motor.

2. Dukungan dari Wali Murid sekolah ikut mendukung dan menjaga terhadap perkembangan sekolah, mendukung kegiatan aksi lingkungan yang dilakukan oleh pihak sekolah.

3. Dukungan Masyarakat sekitar Dukungan dari komite Sekolah, selalu aktif berperan dalam mendukung program sekolah terutama bersama Kepala Sekolah dalam menentukan Kebijakan .

4. Dukungan dari pihak Swata Dunia Usaha dan Dunia Industri, dan LSM bahwa masalah lingkungan bukan masalah perseorangan atau perlembaga untuk itu kita bersama-bersam pihak lain untuk mengadakan kegiatan pelestarian fungsi lingkungan.

Dukungan dari Pemerintah Kota dan Instansi –instansi yang terkait.

1. Dukungan dari Pemerintah Kota Banyuwangi berupa kebijakan-kebijakan untuk membantu kebutuhan-kebutuhan untuk menuju sekolah Adiwiyata.

2. Dukungan dari Dinas Pendidikan Kota Banyuwangi, bersama dinas lainnya untuk mensukseskan program adiwiyata dikota Banyuwangi.

3. Dukungan dari Badan Lingkungan Hidup sebagai kepanjanagan dari Kementerian lingkungan hidup telah menjalankan program adiwiyata tingkat kota.

4. Dinas Kelautan, Dinas Pertania dan lain-lainnya yang bekerja sama dalam kegiatan aksi lingkungan, untuk penyediaan bibit, lahan dan lain sebagainya.

5. Dukungan dari pemerintahan setempat, kelurahan, kecamatan RT dan RW disekitarnya selalu kita libatkan dan bekerja sama dalam melakukan pelestarian fungsi lingkungan

Leave a Reply

Your email address will not be published.